Untuk menjadi subur, seorang pria harus mampu memberikan jumlah sperma normal yang cukup ke vagina wanita, dan sperma harus dapat membuahi sel telur. Kondisi yang mengganggu proses ini bisa membuat pria kurang subur. Berbagai penyebab infertilitas pria dan pengobatan herbal Ayurveda dibahas di sini.

Faktor infertilitas pria yang paling umum termasuk azoospermia (tidak ada sel sperma yang diproduksi) dan Minyak Herbal Rumahan oligospermia (hanya sedikit sel sperma yang diproduksi). Terkadang, kualitas sel sperma sangat buruk sehingga menyebabkan kesuburan yang buruk. Perawatan tergantung pada penyebab yang dapat diidentifikasi.

Kondisi yang meningkatkan suhu testis sangat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Testis yang tidak turun harus dirawat secara medis atau pembedahan sebelum usia dua tahun, untuk menghindari kerusakan permanen. Varises testis dapat diobati dengan menggunakan formulasi Ayurveda tradisional seperti Punarnava Guggulu, Kankayan Vati, Arshkuthar Ras, Suranadi Vati, Kutki (Picrorrhiza kurroa) dan Kakmachi (Solanum nigrum). Bekerja di lingkungan dengan suhu tinggi, dan paparan bahan kimia dan racun industri lainnya harus dihindari. Kerusakan yang dilakukan oleh faktor-faktor tersebut terhadap produksi sperma, dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan seperti Aswagandha (Withania somnifera), Shatavari (Asparagus racemosus), Kapikachhu (Mucuna pruriens), Vasa (Adhatoda vasika), Vidarikand (Ipomoea digitata), Saariva (Hemidesmus indicus ), Safed Musli (Asparagus adscendence),

Gangguan hormonal juga dapat mengganggu produksi sperma. Hiperprolaktinemia dan kelainan kelenjar pituitari lainnya dapat diobati dengan Kanchnaar Guggulu, Panch Tikta Ghruta Guggulu, Guduchi (Tinospora cordifolia), Distributor Grosir Reseller Suplier Minyak Kutus Kutus Amalaki (Emblica officinalis), Mogra (Jasminum sambac) dan Musta (Cyperus rotundus). Hypothyriodism dapat diobati dengan menggunakan Arogya Vardhini, Kanchnaar Guggulu dan Punarnava Guggulu. Hipogonadisme dapat diobati dengan Kapikacchu, Ashwagandha, Bala, Vidarikand, Safed Musli dan Shatavari. Gangguan pada kelenjar adrenal dapat diobati dengan menggunakan Gokshuradi Guggulu, Gomutra Haritaki, Punarnava (Boerhaavia diffusa), Saariva dan Deodar (Cedrus deodara).

Gondongan, TBC dan penyakit menular seksual dapat mempengaruhi produksi sperma dengan menyebabkan peradangan dan penyumbatan pada saluran kelamin pria. Kondisi ini dapat diobati dengan menggunakan Aswagandha, Shatavari, Yashtimadhuk, Pippali, Guduchi, Kutki, Punarnava, Kaishor Guggulu dan Triphala Guggulu. Minyak obat seperti minyak Mahanarayan (terutama mengandung Shatavari), minyak Mahamash (terutama mengandung gram hitam) dan minyak Saindhav digunakan untuk aplikasi lokal pada kulit skrotum.

Gangguan genetik, penggunaan obat-obatan dan narkoba, paparan radiasi, merokok, dan penggunaan steroid dan alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi kesuburan pria.

Beberapa pria memang memiliki jumlah sperma yang cukup, tetapi tidak subur karena ketidakmampuan untuk mencapai atau mengalami ereksi berkelanjutan (disebut disfungsi ereksi atau impotensi). Kondisi ini mungkin disebabkan oleh penyebab fisik seperti aliran darah yang tidak memadai ke penis, diabetes, cacat saraf, dan masalah hormonal. Disfungsi ereksi dapat diobati dengan menggunakan obat-obatan seperti Agnitundi Vati, Vishtinduk Vati, Tapyadi Loha, Trayodashang Guggulu, Abhrak Bhasma, Kapikachhu, Bala, Patol (Tricosanthe dioica), Nimba (Azadirachta indica), Triphala (Tiga buah), Draksha (Vitis vinifera) , Musta dan Kutaj (Holharrhina antidysentrica). Obat-obatan ini juga dapat digunakan untuk mengobati ejakulasi retrograde, di mana sperma masuk ke dalam kandung kemih, bukannya keluar dari penis.

Demikianlah gambaran singkat tentang berbagai penyebab infertilitas pria dan pengobatan herbal Ayurveda mereka.

Infertilitas Pria – Pengobatan Herbal Ayurveda

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *